Frotteurisme mengacu pada kelainan seksual yakni menggesekan genitalnya di pantat atau bagian genital korban. Terkadang juga dengan sengaja menyentuh genital. Penderita kelainan seksual ini disebut sebagai frotteur. Mayoritas penderita adalah pria dan mayoritas korban adalah wanita, meskipun juga bisa pelakunya wanita dan korbannya pria. Namun kasus frotteurisme wanita jarang terjadi. Penderita kelainan ini sering melakukan aktivitas seksualnya ditempat umum seperti di kereta api yang padat atau konser yang memungkinkan tubuh saling berhimpitan.

Baca juga:  Memasak Resep Nasi Kunyit

Frotteurisme

Bagaimana gejala klinik frotteurisme ?

  • Memperoleh kepuasan saat melakukan gesekan
  • Ketagihan untuk melakukannya berulangkali.

Bagaimana perawatan frotteurisme ?

Kelainan ini dapat disembuhkan dengan psikoterapi jika ada niat dari si penderita.